Ramadan: Bulan Instrospeksi Diri


Ramadan kini bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga momen untuk merefleksikan diri, membersihkan hati, serta meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan kepada Allah swt.
Sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Hasyr ayat 19:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَالْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۚ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."

Selain sebagai waktu untuk introspeksi, Ramadan juga merupakan bulan untuk membersihkan hati dari sifat-sifat buruk, seperti iri, dengki, sombong, dan amarah. Sabda Rasulullah saw. yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim:

إِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ، فَلْيَقُلْ: إِنِّي صَائِمٌ

"Jika salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah ia berkata-kata kotor dan jangan pula berteriak-teriak. Jika seseorang mencacinya atau mengajaknya berkelahi, hendaklah ia berkata, 'Sesungguhnya aku sedang berpuasa.'"

Ramadan adalah kesempatan langka yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya, yaitu kita. Gunakan waktu ini untuk introspeksi, membersihkan hati, dan meningkatkan ibadah. Jadikan Ramadan ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat kepada-Nya.

Tujuan penciptaan manusia yang paling utama adalah untuk beribadah dan bertakwa pada Allah ta'ala. Manusia pada umumnya diciptakan hanya beribadah kepada-Nya. Hal ini sesuai dengan ayat 56 dari QS. Adz-Dzariyat yang berbunyi: "Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku."

Telah dijelaskan dalam ayat tersebut, Dia menciptakan manusia dan jin semata-mata agar mereka beribadah kepada-Nya. Dia menciptakan manusia bukan hanya untuk sekadar tidur, bekerja, makan, maupun minum, melainkan untuk melengkapi bumi ini dan hanya beribadah kepada-Nya.

Menurut tafsir Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah:

"Tujuan Allah menciptakan manusia, jin, serta makhluk lainnya di muka bumi ini adalah hanya beribadah kepada-Nya. Dia tidak mungkin menciptakan makhluk begitu saja tanpa pelarangan ataupun perintah."

Tujuan ini mendidik manusia agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada-Nya apalagi di bulan suci Ramadan nan penuh berkah ini.

Demikian artikel ini sampaikan. Semoga kita semua dapat memanfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan ampunan, serta ridha dari-Nya. Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Inspiratif–B.J. Habibie untuk Semua Kalangan, Terutama Kaum Muda nih!

Inilah Profilku: The Writer & Explorer

Bagaimana sih Membuat Kalimat Efektif? Inilah Jawabannya

Sepotong Pesan Abah Guru Sekumpul untuk Para Dai: Utamakan Adab

Astronomi itu Bahas Apa? Cek Selengkapnya