Penting! Inilah 5 Hal Harus Ada Ketika Baca Al-Qur'an


Ketika baca Al-Qur'an, kita seringkali lupa hal-hal yang sebenarnya harus ada saat itu. Selain membacanya dengan baik dan benar, diharapkan setiap Muslim memahami apa yang terkandung di dalamnya dan mengamalkan tiap-tiap hikmah yang dapat dipetik dalam keseharian. Lalu, apa sajakah 5 hal yang dimaksud? Berikut pembahasannya.

1. Tadabbur (merenungi dan meresapi) makna ayat. Firman Allah dalam QS. Shad ayat 29:

لِيَدَّبَّرُوْا مِنْ آيَاتِهِ

"... agar mereka renungkan ayat-ayatnya."

Dalam ayat tersebut, salah satu hikmah diturunkannya Al-Qur'an ialah agar manusia merenungkan ayat-ayatnya, sehingga mampu mengaplikasikan ilmunya, serta merenungi rahasia dan hukumnya.

2. Membacanya dengan baik dan benar (tartil). Sebagaimana QS. Al-Muzzammil ayat 4:

وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

"Dan bacalah Al-Qur'an dengan tartil."

Dengan adanya tartil dalam membaca Al-Qur'an maka akan terwujudnya sikap tadabbur, tafakkur, menggerakkan hati dan ibadah dengan bacaan ayatnya, serta mempersiapkannya dengan sempurna.

3. Mengamalkan isinya. Allah ta'ala berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 121:

الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَهُ حَقَّ تِلَاوَتِهِ

"(Yaitu) orang-orang yang membacanya (Al-Qur'an) dengan sebenar-benarnya."

Yang dimaksudkan di sini, mengikutinya (Al-Qur'an) dengan sebaik-baik mengikuti segala apa yang diperintahkan Allah swt. bagi umat Islam, sehingga menghalalkan yang dihalalkan, dan mengharamkan yang diharamkan.

4. Menambah rasa takut (khauf) pada Allah dengan membacanya. Hal ini tercantum dalam Surah Al-Hasyr ayat 21:

لَوۡ أَنزَلۡنَا هَـٰذَا ٱلۡقُرۡآنَ عَلَىٰ جَبَلࣲ لَّرَأَیۡتَهُۥ خَـٰشِعࣰا مُّتَصَدِّعࣰا مِّنۡ خَشۡیَةِ ٱللَّهِۚ وَتِلۡكَ ٱلۡأَمۡثَـٰلُ نَضۡرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ یَتَفَكَّرُونَ

"Seandainya Kami turunkan (wahyukan) Al-Qur'an ini kepada sebuah gunung, niscaya engkau akan melihatnya tunduk lagi bergetar karena takut kepada Allah, demikianlah permisalan yang Kami buat untuk manusia, agar mereka mau berfikir."

Semua yang disebutkan di atas adalah permisalan yang Kami (Allah) buat untuk manusia, agar mereka mau menggunakan akal mereka, sehingga mereka bisa mengambil pelajaran dari hal yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur'an berupa teguran, peringatan, juga pelajaran.

5. Mengambil pelajaran dari kisah-kisah yang disebutkan di dalamnya. QS. Yusuf ayat 111 yang berbunyi:

لَقَدۡ كَانَ فِی قَصَصِهِمۡ عِبۡرَةࣱ لِّأُو۟لِی ٱلۡأَلۡبَـٰبِۗ

"Dan sungguh telah ada pada kisah-kisah mereka pelajaran bagi orang yang memiliki akal (hati yang bersih)."

Sebagaimana yang telah dicantumkan dalam Al-Qur'an, banyak sekali cerita yang dapat diambil ibrah (pelajaran hidup) untuk menjalani kehidupan sehari-hari, misal awal mula penciptaan Nabi Adam as. dan Siti Hawa, kaum Bani Israil yang "sangat cerdas" membolak-balikkan fakta dari dakwah para Nabi terdahulu (Nabi Musa as., Harun as., Isa as.), hingga peristiwa mukjizat terbesar yang diberikan Allah pada Rasulullah saw. berupa kitab Al-Qur'an (Nuzulul Qur'an) untuk mempelajari tiap-tiap sejarah yang terkandung di dalamnya.

Dengan begitu, Al-Qur'an tidak sekedar untuk dibaca, bahkan tidak heran hanya untuk dihapalkan, tetapi juga dipelajari lebih dalam melalui ilmu pengetahuan dari para ilmuwan, dan ilmu-ilmu agama yang diajarkan oleh para ulama terdahulu hingga sekarang.

Semoga dapat diamalkan dan menjadi amal jariyah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Inspiratif–B.J. Habibie untuk Semua Kalangan, Terutama Kaum Muda nih!

Inilah Profilku: The Writer & Explorer

Bagaimana sih Membuat Kalimat Efektif? Inilah Jawabannya

Sepotong Pesan Abah Guru Sekumpul untuk Para Dai: Utamakan Adab

Astronomi itu Bahas Apa? Cek Selengkapnya