Mau Punya Rumah Banyak di Surga? Salat Rawatib Solusinya!
Sebagaimana dalam Hadits dari ‘Aisyah ra., Rasulullah saw. tidak pernah meninggalkan salat empat rakaat sebelum Zuhur, diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab shahihnya.
Lebih utamanya, hendaklah umat Islam mengerjakan salat sunnah tersebut, setelah itu mengerjakan salat rawatib dua rakaat setelah Zuhur. Sedangkan jika ia mengerjakan salat rawatib empat rakaat sebelum Zuhur dan empat rakaat sesudah Zuhur, itu lebih sempurna lagi.
Hal ini berdasarkan riwayat dari Imam Ahmad dan penulis kitab Sunan yang empat dengan sanad yang hasan dari Ummu Habibah. Ia mengatakan, Rasulullah saw. bersabda,
مَنْ حَافَظَ عَلَى أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَأَرْبَعٍ بَعْدَهَا حَرَّمَهُ اللَّهُ عَلَى النَّارِ
“Barang siapa menjaga salat qabliyah Zuhur sebanyak empat rakaat dan bakdiyah Zuhur empat rakaat, maka Allah mengharamkan baginya neraka.”
Sungguh keutamaan yang amat besar.
Kemudian, inilah macam-macam salat sunnah rawatib yang telah disebutkan dalam sabda Nabi saw,
مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ
“Barang siapa mengerjakan dua belas rakaat salat sunnah rawatib sehari semalam, maka akan dibangunkan baginya suatu rumah di surga.”
Hadits tersebut dikeluarkan oleh Muslim dari Ummu Habibah.
Dikeluarkan pula oleh At-Tirmidzi dengan sanad hasan, serta ditambahkan dalam riwayat tersebut salat sunnah rawatib empat rakaat sebelum Zuhur; dua rakaat setelah Zuhur, dua rakaat setelah Magrib; dua rakaat setelah 'Isya; dan dua rakaat sebelum Subuh.
Wallahu a'lamu bishawab. Semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar