Lakukan 4 Cara Ini Agar Doamu Tarkabulkan
Beginilah 4 cara berdoa yang baik dan benar agar doamu cepat terkabulkan.
1. Menggunakan Asmaul Husna Secara Tepat
Sebut nama-nama Allah dalam Asmaul Husna sebagaimana dalam Firman Allah swt. dan Hadits Nabi saw.
"Hanya milik Allah asmaul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu ...." (QS. Al-A’raf: 180)
"Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama. Barang siapa yang menghafalnya (memahami maknanya dan mengamalkannya), maka dia akan masuk surga." (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Mengakui Ketergantungan Penuh pada Allah
Di sinilah yang disebut berserah.
"Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya ...." (QS. At-Talaq: 3)
"Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung. Mereka pergi di pagi hari dengan perut kosong, dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang." (HR. Tirmidzi no. 2344)
3. Disertai Niat Baik dan Janji untuk Beribadah
Ini yang lumayan susah, karena janji di sini bener-bener harus ditepati. Setiap doa harus disertai niat baik, bukan karena diri sendiri, misal memiliki rezeki juga harus disertai berbagi.
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.’" (QS. Ibrahim: 7)
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad no. 8799)
4. Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat Sekaligus
Doa terbaik adalah yang mencakup keselamatan dunia dan akhirat, bukan hanya urusan dunia saja.
"Dan di antara mereka ada orang yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.’" (QS. Al-Baqarah: 201)
"Barang siapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya, maka Allah akan menjadikan kekayaannya ada di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan tunduk. Tetapi, barang siapa yang menjadikan dunia sebagai tujuannya, maka Allah akan menjadikan kefakiran di depan matanya, dan dunia tidak akan mendatanginya, kecuali yang telah ditetapkan baginya." (HR. Tirmidzi no. 2465)
Contohnya,
Ya Allah, Ya Musawwir (Yang Maha Membentuk), Ya Jalīl (Yang Maha Memiliki Keagungan), sempurnakanlah rupa dan akhlakku. Jadikanlah aku lebih tampan dan berwibawa agar mudah dikenal dan dipercaya, bukan hanya karena penampilanku, tetapi juga karena kebaikan dan ketulusan hatiku.
Ya Nūr (Yang Maha Memberi Cahaya), Ya Jamīl (Yang Maha Indah), limpahkanlah cahaya di wajahku dan pancarkanlah kebaikan dalam diriku, sehingga aku dikenali bukan hanya karena rupa, tetapi juga karena kebaikan hati dan ketulusan niatku. Sehingga orang-orang percaya dan menghormatiku dengan penuh keikhlasan.
Komentar
Posting Komentar