8 Adab yang Dilakukan di Hari Jum'at, Apa Saja?
Setiap hari Jum'at, umat Islam dari kalangan laki-laki berbondong-bondong ke masjid untuk melaksanakan kewajiban salat fardu berjamaah. Selain mengerjakan kewajiban tersebut, tentunya ada yang harus diperhatikan seorang Muslim agar hari yang mulia ini mendapatkan keberkahan yang berlimpah. Inilah 8 adab yang dilakukan saat Jum'at masih berlangsung.
1. Memperbanyak Salawat Nabi
Rasulullah saw. bersabda, artinya:
“Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jum'at, maka perbanyaklah salawat kepadaku di dalamnya, karena salawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata: ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa'i, shahih)
2. Mandi Jumat
Mandi pada hari Jumat bisa dikatakan wajib hukumnya bagi setiap muslim yang baligh berdasarkan Hadits Abu Sa’id Al-Khudri, di mana Rasulullah bersabda, artinya:
"Mandi pada hari Jum'at adalah wajib bagi setiap orang yang baligh.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Mandi Jumat ini diwajibkan (jika dalam keadaan junub) bagi setiap muslim pria yang telah baligh, tetapi tidak wajib bagi anak-anak, wanita, orang sakit, dan musafir. Sedangkan waktunya adalah sebelum berangkat salat Jum'at. Adapun tata cara mandi Jum'at ini seperti halnya mandi janabah biasa. Rasulullah saw. bersabda yang artinya, “Barang siapa mandi Jum'at, maka ia seperti mandi janabah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Menggunakan Minyak Wangi
Nabi saw. bersabda, artinya:
“Barang siapa mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu salat sesuai yang ditentukan baginya. Ketika imam memulai khutbah, ia diam dan mendengarkannya, maka akan diampuni dosanya mulai Jum'at ini sampai Jum'at berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Bersegera Berangkat ke Masjid
Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju salat Jum'at dan tidur siang setelah salat Jum'at.” (HR. Bukhari).
Ibnu Hajar berkata, “Makna hadits ini, para sahabat memulai salat Jum'at pada awal waktu sebelum mereka tidur siang, berbeda dengan kebiasaan mereka pada salat Zuhur ketika panas, sesungguhnya para sahabat tidur terlebih dahulu, kemudian salat ketika matahari telah rendah panasnya.” (Lihat Fathul Bari II, hal. 388)
5. Salat Sunnah Ketika Menunggu Imam atau Khatib
Abu Hurairah ra. menuturkan, Nabi Muhammad saw. bersabda:
“Barang siapa mandi kemudian datang untuk salat Jum'at, lalu ia salat semampunya, dan dia diam mendengarkan khutbah hingga selesai, kemudian salat bersama imam, maka akan diampuni dosanya mulai Jum’at ini sampai Jum’at berikutnya ditambah tiga hari.” (HR. Muslim)
6. Tidak Duduk dengan Memeluk Lutut Ketika Khatib Berkhutbah
“Sahl bin Mu’ad bin Anas mengatakan, Rasulullah saw. melarang Al-Habwah (duduk sambil memegang lutut) saat salat Jum'at ketika imam sedang berkhutbah.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, hasan)
7. Salat Sunnah Setelah Salat Jum'at
Rasulullah bersabda, artinya:
“Apabila kalian telah selesai mengerjakan salat Jum'at, maka salatlah empat rakaat.”
Amr menambahkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris, bahwa Suhail berkata, “Apabila engkau tergesa-gesa karena sesuatu, maka salatlah dua rakaat di masjid dan dua rakaat apabila engkau pulang.” (HR. Muslim, Tirmidzi)
8. Membaca Surat Al-Kahfi
Nabi bersabda, artinya:
“Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at, maka Allah akan meneranginya di antara dua Jum'at.” (HR. Imam Hakim, shahih)
Demikianlah sekelumit etika yang seharusnya diperhatikan bagi setiap Muslim yang hendak menghidupkan ajaran Rasulullah saw. ketika hari Jum'at.
Semoga kita menjadi hamba Allah yang senantiasa selalu istiqomah di jalan-Nya. Aamiin
Komentar
Posting Komentar