7 Hal Remeh tapi Mendatangkan Banyak Pahala? Cek Faktanya


Inilah 7 hal remeh yang dimaksud barangkali bisa diamalkan dengan baik, namun membawa banyak keberkahan juga.

1. Senyum & Bersikap Ramah

"Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." (HR. Tirmidzi No. 1956, hasan shahih)

"Janganlah engkau meremehkan kebaikan sekecil apapun, walaupun hanya bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri-seri." (HR. Muslim no. 2626)

2. Mendengarkan Orang dengan Baik

"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam." (HR. Bukhari no. 6018, Muslim no. 47)

Maksud dari Hadits di atas: Diamnya saat orang butuh didengar juga termasuk kebaikan, daripada berkata kasar atau menyakiti hati orang lain.

3. Memberi Jalan atau Mendahulukan Orang

"Menyingkirkan gangguan dari jalan termasuk sedekah." (HR. Bukhari no. 2989, Muslim no. 1007)

Lainnya,
"Janganlah seseorang duduk di tengah jalan." Para sahabat bertanya, 'Wahai Rasulullah, jalan adalah tempat kami berbincang-bincang.' Rasulullah saw. bersabda, 'Jika kalian harus melakukannya, maka berikan hak jalan.' Para sahabat bertanya, 'Apa hak jalan itu?' Rasulullah saw. pun menjawab, 'Menundukkan pandangan, tidak mengganggu orang lain, menjawab salam, dan beramar makruf nahi munkar.' (HR. Bukhari no. 6229, Muslim no. 2121)

4. Tidak Buang Sampah Sembarangan (Menjaga Kebersihan)

"Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan." (HR. Muslim no. 91)

الطُّهُوْرُ شَطْرُ الْإِيْمَانِ
"Kebersihan adalah sebagian dari iman." (HR. Muslim no. 223)

5. Tidak Balas dengan Emosi (Menahan Diri dari Amarah)

"Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang kuat adalah yang mampu menahan amarahnya." (HR. Bukhari no. 6114, Muslim no. 2609)

Lainnya,
"Barang siapa menahan amarah padahal dia mampu melampiaskannya, maka Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh manusia pada hari kiamat untuk memberinya kebebasan memilih bidadari yang ia inginkan." (HR. Abu Dawud no. 4777, hasan)

6. Mendoakan Orang dalam Hati

"Doa seorang Muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya adalah mustajab. Di sisinya ada malaikat yang ditugaskan untuk berkata, ‘Aamiin, dan untukmu juga seperti itu’." (HR. Muslim no. 2733)

Artinya, mendoakan kebaikan untuk orang lain tanpa mereka tahu bisa mendatangkan doa yang sama untuk diri sendiri.

7. Mengucapkan "Terima Kasih" atau "Tolong" (Berterima Kasih kepada Manusia)

"Barang siapa tidak berterima kasih kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah." (HR. Abu Dawud no. 4811, Tirmidzi no. 1954, hasan shahih)

Mudah, bukan? Berbuat dosa sudah enak, berbuat pahala pun malah enak lagi. Kecuali dosa yang mulai besar, karena godaannya lebih kuat. Jadi, dosa besar memang gampang dilakukan karena setan dan hawa nafsu bekerja keras, tapi pahala besar juga bisa dengan mudah kalau kita cari tahu celahnya.

Semoga kebaikan kembali atasmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Inspiratif–B.J. Habibie untuk Semua Kalangan, Terutama Kaum Muda nih!

Inilah Profilku: The Writer & Explorer

Bagaimana sih Membuat Kalimat Efektif? Inilah Jawabannya

Sepotong Pesan Abah Guru Sekumpul untuk Para Dai: Utamakan Adab

Astronomi itu Bahas Apa? Cek Selengkapnya