Kisah Inspiratif—Soceng, Apa Lagi Ini?


(1)
Sebulan yang lalu,

Aku mengantar istri tercinta ke sebuah gerai ATM langganan kami di Cinere untuk mengambil uang.

Setiba di tempat tujuan, ia turun terlebih dahulu sementara aku memarkirkan mobil di tempat lain.

Ketika aku menyusulnya masuk ke dalam gerai, kulihat istri tengah bercakap dengan dua orang lelaki yang tidak kukenal. Kuhampiri mereka diam-diam sembari mendengarkan percakapan itu.

"Jadi begini, Bu," ujar salah seorang di antaranya, "aku mau transfer uang ke saudara-suadaraku di kampung, tapi kartu ATM-ku ketinggalan."
"Aku cuma minta tolong Ibu untuk mentransfer dua juta ke nomor rekening ini, dan uangnya akan kuganti sekarang juga." Sambil menyerahkan secarik kertas berisi no. rekening yang dituju.

"Ini sudah kupegang." Memegang segepok duit dalam amplop kuning.

"Wah, maaf, aku tidak bisa membantu Anda," sahut istriku.

"Kenapa, Bu?" tanya salah seorang di antara mereka dengan nada suara meninggi. "Ibu tidak percaya kami?"

"Ya, aku tidak percaya kalian," sahutku tegas sembari mendekati istri. Kedua orang itu menoleh.

"Bapak siapa? Tak usah campur tangan urusan orang!"

"Dia, istriku. Kalian mau apa? Aku tidak percaya kalian. Kalau tetap memaksa, akan kusuruh orang ramai di luar sana menangkap kalian."

Mereka berdua tampak keder. Lalu bergegas keluar dan menyengklak motornya tanpa menoleh lagi.

~~###~~

(2)
Selasa kemarin, aku harus terbang ke Balikpapan untuk suatu urusan.

Seperti biasa, aku selalu berangkat beberapa jam sebelumnya ke bandara agar menghindari kemacetan.

Ketika ingin check in, orang yang sedang proses check in di depanku nampak kebingungan dengan barang bawaannya. Cukup banyak hingga melampaui batas yang diperkenankan. Ia menoleh ke arahku.

"Pak, kulihat bawaan Bapak sedikit," katanya sembari menatapku dan meminta bantuan, "Bisakah kutitip koperku ke Bapak?"

Aku langsung menggeleng. "Maaf, Pak, aku tidak bersedia," jawabku tegas.

"Kenapa, Pak? Bapak tidak mempercayaiku?"

"Bagaimana aku percaya Bapak, kenal saja tidak. Pun jika ternyata bagasi Bapak itu berisi barang berbahaya, nantinya di manifest terdaftar atas namaku. Akulah yang akan berurusan dengan polisi, bukan Anda."

"Terus, aku harus bagaimana?"

"Itu masalah Anda, bukan urusanku. Lagipula, masih ada solusinya kok. Bayar aja lebihannya."

Kulihat counter check in sebelah kosong.

Petugasnya mengangguk padaku. Segeralah aku bergeser ke sana, mengurus check in dan beranjak masuk ke lounge.

~~###~~

(3)
Ada seorang ibu ingin ke toilet dan menitipkan anaknya kepadaku. Aku menolaknya dengan tegas.

"Ibu kok gak mau nolong? Aku mau ke toilet sebentar masa bayi dibawa-bawa, apa Ibu tega kepadaku?"

Janganlah menerimanya, karena dia akan membuat alibi bahwa kita telah menculik anaknya dan sudah ada skenarionya dengan beberapa orang terkait. Nah, saat gelagapan nantinya gak enak, kan?
Penting!
Kalau ada yang meminta tolong membelikan minum atau butuh uang receh, jangan mudah memberi jika tidak kenal, nanti yang minta akan memberi secarik kertas berisi narkoba, dan akan menggertak tiba-tiba jika tidak mau menurutinya. Maka, kita yang akan diperas dengan sejumlah uang sangat besar.
Itulah SOCial ENGineering

=>Sebuah teknik untuk memanipulasi dan mengarahkan perilaku seseorang atau sekelompok orang dengan menggunakan kekuatan hipnotik bahasa, serta preferensi pribadi seseorang terhadap suatu isu.

Sejalan dengan kian berkembangnya teknologi, teknik human engineering juga merembes kencang dalam media sosial melalui berita-berita hoax.

Kata-katanya seperti ini, "Bapak gak percaya denganku?" Biasanya kita jadi sungkan karena takut menghina mereka, lalu dijawab, "Bukan begitu, tapi ...."

Nah, di saat itulah kita menempatkan diri di bawah mereka. Harusnya langsung menjawab, "Iya, aku gak percaya kalian." (Sama persis dengan cerita di atas)

Penjahat akan tahu bahwa kita bukan calon korban yang lemah.

Oleh karena itu, jangankan heran jika dari tukang sampah hingga orang berpendidikan sangat tinggi saja bisa terpengaruh karenanya.

Semoga berguna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Inspiratif–B.J. Habibie untuk Semua Kalangan, Terutama Kaum Muda nih!

Inilah Profilku: The Writer & Explorer

Bagaimana sih Membuat Kalimat Efektif? Inilah Jawabannya

Sepotong Pesan Abah Guru Sekumpul untuk Para Dai: Utamakan Adab

Astronomi itu Bahas Apa? Cek Selengkapnya